Manfaat dan Khasiat Air Minum Le Minerale Bagi Tubuh



Sejak tahun 2016, sudah digalakkan Gerakan Indonesia Sehat yakni sebuah gerakkan yang mengajak masyarakat Indonesia agar menjalani hidup lebih sehat. Hidup sehat tersebut bisa terwujud karena move right, eat righ dan drink right.  Cukup 3 langkah tersebut, kita bisa hidup dengan tubuh sehat, umur lebih panjang dan pastinya lebih menikmati hidup. Salah satu minuman terbaik adalah air minum pegunungan.

Sekarang, telah beredar banyak air minum mineral yang  berasal dari pegunungan. Namun, tidak semuanya bisa memenuhi standar kesehatan. Oleh karena itu, anda harus menjadi konsumen cerdas, mana produk minuman yang bagus atau tidak. Salah satu yang direkomendasikan pakar kesehatan adalah le Minerale. Sumber mata air le minerale berasal dari air pegunungan murni yang diolah dengan memperhatikan kebersihan dan kehigienisan.

Berikut ini manfaat dari minum air pegunungan le minerale :

Jauh dari bakteri
Air minum pegunungan ternyata air yang aman dari infeksi bakteri. Air ini berasal dari pegunungan, lalu mengali dari area lebih tinggi ke area lebih rendah. Karena terus mengalir, bakteri tidak suka. Bakteri hanya berkembang biak pada air diam atau tidak  mengalir.

Mengandung oksigen yang cukup
Sumber mata air le minerale mengandung banyak oksigen karena berasal dari dataran tinggi pegunungan. Kandungan oksigen yang lebih banyak, tentu menjadikan tubuh anda lebih sehat.

Terpapar sinar matahari secara langsung
Kalau kulit sering terkena sinar ultraviolet bisa menyebabkan kanker dan masalah kulit lainnya. Tapi, berbeda dengan sumber mata air le minerale, jika terkena sinar matahari secara langsung justru sangat berguna bagi tubuh. Sinar matahari tersebut mampu membuat air tidak bisa terkontaminasi oleh bakteri.

Terhindar dari bahan kimia
Karena sumber mata air le mineral berasal dari dataran tinggi, tentu terhindar dari pembuangan limbah yang biasanya mengandung bahan kimia. Itu berarti air minum pegunungan aman dari paparan bahan kimia. Berbeda dengan air yang berasal dari tanah atau sungai, pengolahannya mengunakan bahan kimia seperti PAC, soda as, gas floir dan kaporit. Bahan-bahan tersebut bisa menurunkan kualitas kandungan air.

No comments

Powered by Blogger.